Ahli
Ilmu Politik
1. Prof
Miriam Budiardjo
(lahir di Kediri, Jawa Timur,
20 November 1923 – meninggal di Jakarta, 8 Januari 2007 pada umur 83
tahun) adalah pakar ilmu politik Indonesia dan mantan anggota Komisi Nasional
Hak Asasi Manusia. Istri Ali Budiardjo, seorang tokoh perjuangan Indonesia, ini
pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas
Indonesia (FISIP UI) periode 1974–1979. Ia masih bersaudara dengan Soedjatmoko.
Menurut Miriam Budiardjo politik
adalah bermacam-macam kegiatan dalam suatu system politik atau Negara yang
menyangkut proses menentukan tujuan-tujuan system itu dan melaksanakan
tujuan-tujuan itu. Pengambilan keputusan mengenai apakah yang menjadi tujuan
dari system politik itu menyangkut seleksi antara beberapa alternative dan
penyusunan skala prioritas dari tujuan-tujuan yang telah dipilih itu. Untuk
melaksanakan tujuan-tujuan itu tentu diperlukan kebijakan-kebijakan umum yang
menyangkut pengaturan dan atau alokasi dari sumber-sumber resources yang ada.
Untuk melaksanakan kebijakan-kebijakan itu, perlu dimiliki kekuasaan dan
kewenangan, yang akan dipakai baik untuk membina kerja sama maupun untuk
menyelesaikan konflik yang mungkin timbul dalam proses ini.
Cara-cara yang dipakainya dapat
bersifat paksaan. Tanpa unsure paksaan kebijakan ini hanya merupakan perumusan
keinginan belaka. Politik selalu menyangkut tujuan-tujuan dari seluruh
masyarakat, bukan tujuan pribadi seorang.
2. Deliar
Noer
(lahir di Medan, Sumatera Utara, 9
Februari 1926 – meninggal di Jakarta, 18
Juni 2008 pada umur 82 tahun), adalah seorang dosen, pemikir,
peneliti, dan politikus asal Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai
rektor IKIP Jakarta, pendiri dan ketua umum Partai Umat Islam. Deliar
merupakan sedikit dari intelektual dan ilmuwan politik yang memiliki integritas
tinggi dan aktif menulis. Ia juga merupakan salah seorang perintis dasar-dasar
pengembangan ilmu politik di Indonesia.
Pemikiran
Deliar Noer, tentang Politik Indonesia mengalami pasang naik dan pasang surut
dalam kehidupan bernegara di tanah air, bahkan sebelum Indonesia berbentuk
negara di abad ke-20 yaitu ketika Belanda masih menjajah Indonesia. Di masa
penjajahan, telah disebutkan bahwa kemerdekaan Indonesia, jadi melepaskan diri
dari ikatan Belanda dan merupakan tujuan utama. Dalam perjalanan pergerakan untuk
menjadi sebuah bangsa yang berdaulat Deliar Noer membagi kedalam tiga
kelompok yakni; pertama, Ahli atau peserta pergerakan
terlibat langsung dalam berpolitik, karena begitu hebatnya mereka menggerakan
rakyat untuk tidak buta politik, tidak takut politik dan tidak berdiam diri
dengan keadaan politik yang dihadapi. kedua, orang yang memang
tidak ingin atau enggan untuk turut serta dalam perjuangan kemerdekaan itu,
menurutnya pihak ini adalah mereka yang takut akan politik, disadari atau
tidak, telah serta juga dalam kehidupan politik. Karena mereka telah memilih
suatu alternative dalam kehidupan berpolitik walaupun secar pasif. Ketiga, kelompok
yang anti terhadap kemerdekaan yakni orang-orang yang aktif menentang usaha
pergerakan dan membantu usaha-usaha hindia belanda untuk mematikan dan,
sekurang-kurangnya, menghambat jalan pergerakan tersebut, menurutnya mereka
telah dipandang sebagai orang-orang yang berpolitik walaupun dalam perjuangan
kemerdekaan dipandang merugikan pergerakan kemerdekaan.
Deliar
Noer menyebutkan bahwa politik adalah segala aktivitas atau sikap yang
berhubungan dengan kekuasaan dan yang bermaksud untuk mempengaruhi, dengan
jalan mengubah atau mempertahankan, suatu macam bentuk susunan masyarakat.
3. Ramlan
Surbakti
(lahir di Tanjung Merawa,
Kabupaten Karo, Sumatera Utara, 20 Juli 1953; umur 62 tahun) adalah seorang
akademisi sekaligus praktisi Pemilihan Umum (Pemilu) yang juga pernah menjabat
sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada priode 2004-2007. Pada Pemilu
1999, Ramlan pernah pula menjadi anggota Panwaslu Pusat, selanjutnya, pada masa
pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid, Ramlan dipercaya menjadi anggota KPU.
Menurut
Ramlan Surbakti (1999 : 1) bahwa definisi
politik adalah interaksi antara pemerintah dan masyarakat dalam
rangka proses pembuatan dan pelaksanaan keputusan yang mengikat tentang
kebaikan bersama masyarakat yang tinggal dalam suatu wilayah tertentu. Ilmu
Politik adalah interaksi antara pemerintah dan masyarakat, dalam rangka proses
pembuatan dan pelaksanaan keputusan yang mengikat tentang kebaikan bersama
masayarakat yang tinggal dalam suatu wilayah tertentu.
4. Karl W Deutsch
Lahir dari keluarga berbahasa
Jerman di Praha pada 21 Juli, 1912 ketika kota itu bagian
dari Kekaisaran Austro-Hungaria , Deutsch menjadi warga
negara Cekoslowakia setelah Perang Dunia I . Ibunya Maria
Leopoldina Scharf Deutsch adalah seorang Demokrat Sosial , dan
wanita pertama yang terpilih menjadi anggota parlemen Cekoslowakia (1918) di
mana ia menjadi terkenal karena penolakannya untuk Nazisme Ayahnya
Martin Morritz Deutsch dimiliki toko optik di Praha Wenceslas
Square , dan juga aktif di Partai Pekerja Sosial Demokrat
Cekoslowakia ini . Pamannya Julius Deutsch adalah seorang
pemimpin politik yang penting di Partai Sosial Demokrat Austria .
Dia meninggal
di Cambridge, Massachusetts pada tanggal 1 November 1992. Dia
memiliki dua anak perempuan, Mary D. Edsall, seorang penulis (istri Thomas
Edsall ), dan Margaret D. Carroll, seorang sejarawan seni, dan tiga cucu,
Alexandra Edsall, Sophia Carroll , dan Samuel Carroll.
Politik adalah pengambilan
keputusan melalui sarana umum (Politics is the making of decisions by public
means).” Dikatakan selanjutnya bahwa keputusan semacam ini berbeda dengan
pengambilan keputusan pribadi oleh seseorang, dan bahwa seseorang dari
keputusan semacam itu merupakan sektor umum atau sektor publik (public
sector) dari suatu negara. Keputusan yang dimaksud adalah keputusan
mengenai tindakan umum atau nilai-nilai (public goods), yaitu mengenai
apa yang akan dilakukan dan siapa mendapat apa. Dalam arti ini politik terutama
menyangkut kegiatan pemerintah. Oleh Deutsch dan kawan-kawan, negara dianggap
sebagai kapal, sedangkan pemerintah bertindak sebagai nakhodanya. Pendekatan ini berdasarkan
cybernetika (cybernetics), yaitu ilmu komunikasi dan pengendalian (control).
5. Ossip
Kurt Flechtheim
(5.
Maret 1909 di Nikolaev , Kekaisaran Rusia 4
Maret tahun 1998 di Berlin ) adalah
seorang Jerman profesor
universitas dan penulis . The pengacara dan ilmuwan
politik adalah salah satu pendiri dari futurologi di Jerman. Flechtheim
adalah anak dari penjual buku Hermann Flechtheim (1880-1960) dan istrinya
Olga, lahir Farber (1884-1964). Keluarganya pindah pada tahun 1910
kembali ke Westphalia Münster , rumah Bapa, di mana kerabat di sereal
grosir aktif yang (Flechtheimspeicher ), dan kemudian untuk Dusseldorf . Kedua
orang tua adalah anggota komunitas Yahudi . Ossip Flechtheim itu
tetap tidak religius tertarik. Sebagai
non-denominasi humanis dia setelah Perang Dunia
Kedua di Berlin Barat Anggota dari Jerman free
thinker federasi eV (kemudian Asosiasi Humanis Jerman ).
Setelah lulus dari Hindenburg
Sekolah (sekarang Humboldt-Gymnasium Dusseldorf ), yang selesai pada
tahun 1927, ia pindah ke KPD . Karena sempitnya ideologi partai
ia bergabung pada tahun 1931 setelah lima tahun dan Moskow -Travel
dari lagi. Flechtheim belajar hukum dan ilmu politik di
Universitas Freiburg , Paris , Heidelberg , Berlin dan
akhirnya Cologne . Dari tahun 1931 sampai 1933 ia menyelesaikan
tulis-hukumnya di Pengadilan Daerah yang lebih tinggi Dusseldorf . Dia
masih pada tahun 1934 di Cologne dengan Carl Schmitt dengan karya Hegel teori
pidana Dr. jur. doktor. Edisi cetak yang diperlukan tidak
bisa melakukan di luar negeri (Rohrer-Verlag, Brno 1936) muncul.
Ilmu politik adalah ilmu sosial
yang khusus mempelajari sifat dan tujuan dari negara sejauh negara merupakan
organisasi kekuasaan, beserta sifat dan tujuan dari gejala-gejala kekuasaan
lain yang tidak resmi yang dapat mempengaruhi negara (Political science is
that specialized social science that studies the nature and purpose of the
state so far as it a power organization and the nature and purpose of other
unofficial power phenomena that are apt to influence the state).” Fletchteim juga menekankan
bahwa kekuasaan politik dan tujuan politik saling mempengaruhi dan bergantung
satu sama lain.
6. David
Easton
(24 Juni 1917 - 19 Juli 2014)
adalah seorang Kanada -born Amerika ilmuwan
politik . Easton, yang lahir di Toronto , Ontario, datang
ke Amerika Serikat pada tahun 1943. Dari 1947-1997, ia menjabat sebagai
profesor ilmu politik di University of Chicago.
Di garis depan dari
kedua behavioralist dan pasca-behavioralist revolusi dalam
disiplin ilmu politik selama tahun 1950 dan 1970-an, Easton disediakan definisi
disiplin yang paling banyak digunakan dari politik sebagai alokasi otoritatif
nilai-nilai bagi masyarakat. Dia terkenal untuk aplikasi tentang teori
sistem untuk mempelajari ilmu politik. analis kebijakan telah digunakan
skema lima kali lipat nya untuk mempelajari pembuatan kebijakan proses: input,
konversi, output, umpan balik dan lingkungan. Gunnell berpendapat bahwa
sejak tahun 1950-an konsep "sistem" adalah konsep teoritis yang
paling penting yang digunakan oleh para ilmuwan politik Amerika. Idenya
muncul dalam sosiologi dan ilmu-ilmu sosial lainnya tapi itu Easton yang
ditentukan bagaimana hal itu bisa terbaik diterapkan untuk penelitian perilaku
politik.
(study
of the making of public policy). David Easton dalam buku The
Political System mengatakan, kehidupan politik mencakup bermacam-macam
kegiatan yang mempengaruhi kebijakan dari pihak yang berwenang, yang diterima
untuk suatu masyarakat , dan yang mempengaruhi cara untuk melaksanakan
kebijakan itu. Kita berpartisipasi dalam kehidupan politik jika aktivitas kita
ada hubungannya dengan pembuatan dan pelaksanaan kebijakan untuk suatu
masyarakat (Political life concerns all those varieties of activity that
influence significantly the kind of authoritative policy adopted for a society
and the way it is put into practice. We are said to be participating in
political life when out activity relates in some way to the making and
execution of policy for a society).”
7. Roger Frederick Wicker
(lahir 5 Juli 1951) adalah
seorang politisi Amerika dan anggota Partai Republik yang menjabat
sebagai junior Senator Amerika
Serikat dari Mississippi , di kantor sejak tahun 2007.
Setelah lulus
dari University of Mississippi , Wicker bertugas di Angkatan
Udara Amerika Serikat 1976-1980 dan bekerja sebagai penasihat politik
untuk kemudian Kongres Trent Lott . Dia kemudian bertugas
di Senat Negara Bagian Mississippi 1988-1994, ketika ia terpilih
menjadi anggota DPR AS dari distrik kongres 1 Mississippi ,
berhasil lama pensiun Demokrat Jamie L. Whitten , untuk siapa Wicker
dulunya Halaman.
Anyaman bertugas di Gedung
dari Januari 1995 sampai Desember 2007, ketika ia diangkat
oleh Gubernur Haley Barbour untuk mengisi kursi yang
ditinggalkan oleh Trent Lott. Ia kemudian memenangkan pemilihan
khusus 2008 untuk sisa istilah dan terpilih kembali untuk masa jabatan
penuh pada tahun 2012 . Dia saat ini menjabat sebagai
Ketua Komite senator Partai Republik Nasional untuk Kongres AS 114.
“Ilmu Politik mempelajari
negara, tujuan-tujuan negara... dan lembaga-lembaga yang akan melaksanakan
tujuan-tujuan itu, hubungan antara negara dengan warganya serta hubungan
antarnegara (Political science is the study of the state, its aim and
purposes...the institutions by which these are going to be realized, its
relations with its individual members, and other state).
Ahli Ilmu Sosiologi
1. Auguste Comte
(Nama panjang: Isidore Marie Auguste François Xavier
Comte; lahir di Montpellier, Perancis, 17
Januari 1798 – meninggal di Paris, Prancis, 5
September 1857 pada umur 59 tahun) adalah seorang filsuf Perancis yang
dikenal karena memperkenalkan bidang ilmu sosiologi serta
aliran positivisme. Melalui prinsip positivisme, Comte membangun dasar
yang digunakan oleh akademisi saat ini yaitu pengaplikasian metode
ilmiah dalam ilmu sosial sebagai sarana dalam memperoleh
kebenaran.
Menurut Auguste Comte Sosiologi
merupakan studi positif tentang hukum-hukum disaat dari berbagai gejala sosial
yang di bedakan menjadi sosioogi statis dan sosiologi dinamis. Pada Tahun 1939
Auguste comte Pertama kalinya menggunakan istilah Sosiologi, yakni seorang
filsafat kebangsaang prancis.Auguste Comte merupakan orang yang pertamakali
menggunakan istilah sosioogi sebagai pendkatan khusus untuk mempelajari
masyarakat. selain itu juga, Auguste Comte juga memberi sumbangan yang paling
penting terhadap sosioogi, Oleh karena itu para ahli sepakat untuk menyebutnya
sebagai ‘Bapak Sosiologi’
2. Pitirim
Alexandrovich Sorokin
lahir di Rusia pada 21 Januari 1889. Beliau adalah seorang
akademis dan aktivis politik di Rusia, ia beremigrasi dari Rusia ke Amerika
Serikat pada tahun 1923. Ia mendirikan Departemen Sosiologi di Universitas
Harvard. Ia terkenal untuk sumbangannya kepada teori siklus sosial. Pitirim
menempuh pendidikan di Universitas St Petersburg setelah itu ia mengajar pada
bidang sosiologi dan hukum. Sorokin dipenjarakan tiga kali oleh rezim tsar
Rusia Kekaisaran; selama Revolusi Rusia ia adalah seorang anggota dari Alexander
Kerensky ‘s Pemerintahan Sementara Rusia. Setelah Revolusi Oktober dia terlibat
dalam kegiatan anti-Komunis, yang kemudian ia dijatuhi hukuman mati oleh
pemerintah Komunis yang menang pada saat itu. Namun ia berhasil lari ke
pengasingan dan bebas dari hukuman. Pada 1923 ia beremigrasi ke Amerika Serikat
dan menetap secara tetap pada tahun 1930. Sorokin adalah profesor sosiologi di
University of Minnesota (1924-30) dan di Universitas Harvard (1930-55), di mana
ia mendirikan Departemen Sosiologi. Tulisannya mencakup luasnya sosiologi; yang
kontroversial teori proses sosial dan tipologi historis budaya yang diuraikan
dalam Dinamika Sosial dan Budaya dan banyak karya lain. Dia juga tertarik pada
stratifikasi sosial, yang sejarah teori sosiologis, dan perilaku altruistik.
Sorokin adalah penulis buku seperti Krisis usia kita dan Power dan moralitas,
tetapi magnum opus adalah Dinamika Sosial dan Budaya (1937-1941). Teori
lazimnya memberikan kontribusi kepada teori siklus social dan terinspirasi
banyak sosiolog.
Menurut
Pitirim A. Sorokin Sosiologi adalah ilmu yang memperlajari :
1. Hubungan serta Pengaruh timbal balik antara aneka macam
gejala sosial, misalnya antara gejala ekonomi dan agama, keluarga dan moral,dsb
2. Hubungan serta pengaruh timbal balik antara gejala sosial dengan gejala non sosial contohnya adalah: dengan gejala geografis, biologis, dsb
Emile Durkheim
dilahirkan di Épinal,
Perancis, yang terletak di Lorraine. Ia berasal dari keluarga Yahudi Perancis
yang saleh - ayah dan kakeknya adalah Rabi. Hidup Durkheim sendiri sama sekali
sekular. Malah kebanyakan dari karyanya dimaksudkan untuk membuktikan bahwa
fenomena keagamaan berasal dari faktor-faktor sosial dan bukan ilahi. Namun,
latar belakang Yahudinya membentuk sosiologinya - banyak mahasiswa dan rekan
kerjanya adalah sesama Yahudi, dan seringkali masih berhubungan darah
dengannya.
Menurut
Emile Durkheim sosiologi merupakan ilmu yang mempelajari fata sosial, fakta
sosial merupakan cara bertindak, berfikir dan mampu melakukan pemaksaan dari
luar terhadap individu.
4. Max Weber
Beliau terkenal dengan teori-teori sosialnya. Ia juga
merupakan ahli sosiologi, ekonomi serta sejarah dari Jerman. Mengenai profil
Max Weber, beliau lahir di Erfurt, Jerman, 21 April 1864, berasal dari keluarga
kelas menengah. Perbedaan penting antara kedua orang tuanya berpengaruh besar
terhadap orientasi intelektual dan perkembangan psikologi Weber. Ayahnya
seorang birokrat yang kedudukan politiknya relatif penting, dan menjadi bagian
dari kekuasaan politik yang mapan dan sebagai akibatnya menjauhkan diri dari
setiap aktivitas dan dan idealisme yang memerlukan pengorbanan pribadi atau
yang dapat menimbulkan ancaman terhadap kedudukannya dalam sistem. Lagi pula
sang ayah adalah seorang yang menyukai kesenangan duniawi dan dalam hal ini,
juga dalam berbagai hal lainnya, ia bertolak belakang dengan istrinya.
Ibu Marx Weber adalah seorang Calvinis yang taat, wanita
yang berupaya menjalani kehidupan prihatin (asetic) tanpa kesenangan seperti
yang sangat menjadi dambaan suaminya. Perhatiannya kebanyakan tertuju pada
aspek kehidupan akhirat; ia terganggu oleh ketidaksempurnaan yang dianggapnya
menjadi pertanda bahwa ia terganggu oleh ketidaksempurnaan yang dianggapnya
menjadi pertanda bahwa ia tak ditakdirkan akan mendapat keselamatan di akhirat.
Perbedaan mendalam antara kedua pasangan ini menyebabkan ketegangan perkawinan
mereka dan ketegangan ini berdampak besar terhadap Weber.
Menurut
Max Weber Sosiologi merupakan ilmu yang berupaya memahami tindakan-tindakan
sosial. Tindakan sosial adalah tindakan yang dilakukan dengan mempertimbangkan
dan berorientasi pada perilaku orang lain.
5. Kanjeng Pangeran Haryo Prof.
Dr. Selo Soemardjan
(lahir di Yogyakarta, 23 Mei
1915 – meninggal di Jakarta, 11 Juni 2003 pada umur 88 tahun) adalah
seorang tokoh pendidikan dan pemerintahan Indonesia.
Sebagai ilmuwan, karya Selo
yang sudah dipublikasikan adalah Social Changes in Yogyakarta (1962) dan
Gerakan 10 Mei 1963 di Sukabumi (1963). Penelitian terakhir Selo berjudul
Desentralisasi Pemerintahan. Terakhir ia menerima Anugerah Hamengku Buwono (HB)
IX dari Universitas Gadjah Mada (UGM) pada puncak peringatan Dies Natalis Ke-52
UGM tanggal 19 Januari 2002 diwujudkan dalam bentuk piagam, lencana, dan sejumlah
uang.
Menurut
kedua orang ini Sosiologi merupakan ilmu kemasyarakatan yang mempelajari
struktur sosial dan proses-proses sosial termasuk perubahan sosial.
6. Hassan Shadily
seorang ahli
perkamusan dan leksikograf Indonesia. Dia lahir pada 19 Mei 1929 di
Balajkambang, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Indonesia.[1] Hassan
menempuh pendidikan HIS di Pamekasan (1929), MULO di Malang (1937) dan MOSVIA
di Yogyakarta (1941),kemudian mendapatkan kesempatan untuk belajar di Tokyo
International School (1944), Military Academy Tokyo Japan (1945) dan Department
of Social Science, Universitas Cornell (1952-1955).
sedangkan
menurut Hassan Shandily Sosiologi merupakan ilmu yang mempelajari hidup bersama
dalam masyarakat dan menyelidiki ikatan-ikatan antara manusia yang menguasai
kehidupan dengan mencoba mengerti sifat dan maksud hidup bersama cara terbentuk
dan tumbuh, serta berubahnya perserikatan-perserikatan hidup serta kepercayaan.
Baik
sobat genggam internet Setelah kita membaca Berbagai pandangan tentang sosiolgi
menurut para ahli, maka kita bisa menyimpulkan bahwa sosiologi merupakan ilmu
pengetahuan yang objek studinya merupakan masyarakat.soiologi memusatkan kajian
pada kehidupan kelompok dan produk kehidupan kelompok tersebut, adat istiadat,
tradisi, nilai-nilai hidup satu kelompok, pengaruhnya terhadap kehidupan
kelompok, proses interaksi di antara kelompok dan perkembangan lembaga-lembaga
sosial merupakan perhatian sosiologi.
7. Soerjono Soekanto
Lektor Kepala Sosiologi dan
Hukum Adat di Fakultas Hukum Universitas Indonesia.Soerjono Soekanto Pernah
menjadi Kepala Bagian Kurikulum Lembaga Pertahanan Nasional
(1965-1969). Ia juga pernah menjadi Pembantu Dekan Bidang Administrasi
pendidikan Fakultas ilmu-ilmu sosial, Universitas Indonesia (1970-1973), dan
kini menjadi pembantu Dekan bidang Penelitian dan Pengabdian masyarakat
Fakultas Hukum Universitas Indonesia (sejak tahun 1978) yang bersangkutan
tercatat sebagai Southeast Asian Specialist pada Ohio Univercity dan menjadi
Founding Member dari World Association of Lawyers. Ia mendapat gelar
Sarjana Hukum dari Fakultas Universitas Indonesia (1965), sertifikat metode
penelitian ilmu-ilmu sosial dari Universitas Indonesia (1969), Master of Arts
dari University of California, Betkeley (1970), Sertifikat dari Academy of
American and International Law, Dallas (19972) dan gelar doktor Ilmu Hukum dari
Universitas Indonesia (1977). Diangkat sebagai Guru besar sosiologi hukum
Universitas Indonesia (1983).
Menurut
Soerjono Soekanto Sosiologi merupakan ilmu yang memusatkan perhatian pada
segi-segi kemasyarakatan yang bersifat umum dan berusaha untuk mendapatkan
pola-pola umum kehidupan masyarakat.
0 komentar:
Posting Komentar