Sabtu, 28 November 2015

Tugas 4 - Pengantar Bisnis


● PENGERTIAN HARGA, PROMOSI DAN BARANG
a. Harga
          Suatu nilai tukar yang bisa disamakan dengan uang atau barang lain untuk manfaat yang diperoleh dari suatu barang atau jasa bagi seseorang atau kelompok pada waktu tertentu dan tempat tertentu.
b. Promosi
          Upaya untuk memberitahukan atau menawarkan produk atau jasa pada dengan tujuan menarik calon konsumen untuk membeli atau mengkonsumsinya.
c. Barang
Suatu benda yang dapat dipegang atau dilihat baik yang merupakan hasil produksi ataupun yang berada dialam yang memiliki kegunaan untuk memenuhi kebutuahn manusia. 


● MASALAH HARGA DAPAT MEMBERIKAN DORONGAN BAGI PRODUSEN UNTUK MEMBUAT BARANG-BARANG DAN PENGARUH HARGA KONSUMEN DALAM MENETAPKAN HARGA PEMBELIAN (MENURUT PENDAPAT SAYA)

            Karena pola pikir produsen dan konsumen tidak berbanding lurus, produsen menginginkan keuntungan yang sebesar-besarnya dari barang yang dijual sedangkan konsumen menginginkan keuntungan barang yang dibelinya, maka disitulah kita cari titik keseimbangannya atau jalan keluarnya. Masalah hargapun dapat memberikan dorongan bagi produsen karena dengan harga yg terjangkau dan barang yg berkualitas lebih banyak diminati oleh para konsumen.Selain itu kenyamanan tempat berbelanjapun akan lebih diminati oleh para konsumen disitulah produsen akan memainkan harga yang sesuai dan pantas .Harga konsumen dalam menetapkan pembelian berpengaruh terhadap kualitasnya. Karena harga tidak akan mengecewakan kualitas barang.


● PENGERTIAN PASAR, CONTOH 1 PERUSAHAAN YANG MENGGUNAKAN ORIENTASI PASAR DAN MANFAAT BAGI PRODUSEN DALAM JANGKA PANJANG
a. Pasar
          Tempat bertemunya pembeli dan penjual untuk menjual dan membeli barang atau jasa. Lalu arti pasar adalah suatu tempat pada waktu tertentu para penjual dan pembeli dapat bertemu guna melakukan transaksi jual beli barang
b. Contoh perusahaan yang menggunakan orientasi pasar
Starbuck Coffe
Starbuck di dalam memasarkan produknya selalu menggembor-gemborkan kualitas dari kopi buatanya yang dibuat dari kopi berkualitas dan kualitasnya di setiap tempat selalu sama.  Artinya, dimanapun anda membeli starbuck rasanya akan selalu sama karena quality control yang sangat bagus.
c. Manfaat bagi produsen dalam jangka panjang
Perusahaan yang menggunakan orientasi pasar dalam jangka panjang bagi produsen sangat bermanfaat karena jika perusahaan kita telah dikenal para konsumen dengan kualitas yang bagus dan baik akan membuat perusahaan lain atau personal person  ingin bekerja sama, menanam saham atau membuka cabang-cabang. Karena dengan menggunakan orientasi pasar pengumpulan informasi tentang kebutuhan pelanggan sasaran dan kemampuan pesaing secara terus menerus. Orientasi pasar dapat menggunakan informasi tersebut untuk menciptakan nilai pelanggan secara berekelanjutan.Hal tersebut diusahakan secara terintegrasi ke semua bagian atau departemen yang ada dalam rangka peningkatan kinerja perusahaan. Bisnis yang mengembangkan orientasi pasar akan dapat memperbaiki kinerja pasarnya.

Jumat, 20 November 2015

Tugas 3 - Pengantar Bisnis


● Faktor-faktor yang menjadi pertimbangan untuk memilih
bentuk badan usaha yang akan didirikan

a) Jenis usaha yang dijalankan
Hal pertama dalam menentukan jenis usaha. Sesuai dengan keinginan pengiriman kita bisa dalam bentuk perdagangan, industri dsb. kita harus pintar-pintar memilih jenis usaha yang mengeluarkan modal tidak terlalu besar dengan resiko kerugian kecil.

b) Pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan usaha
Agar usaha dapat terkordinir dengan baik. kita menempatkan bagian-bagian sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
Pihak-pihak dalam perusahaan besar terdiri dari,
1. Manajemen keuangan
a. Owner (pemilik)
b. Investor
c. Supplyer (Pemasok barang)
2. Manajemen SDM
3. Mananjemen Produksi
4. Manajemen Pemasaran
a. Promotion
b. Price
c. Place
d. Production

c) Besarnya resiko kepemilikan
Misalnya dalam bidang industri kita akan memerlukan alat-alat produksi dan alat-alat produksi itu pun memerlukan perawatan kemudian belum lagi ada barang-barang reject atau cacat dll. Semua itu merupakan resiko yang harus kita tanggung dan semaksimal mungkin,kita harus menekan besarnya kerugian.

d) Besarnya investasi yang ditanam
Dalam hal ini kita harus memperhitungkan modal yang kita punya, karena modal sangat berpengaruh pada usaha yang kita jalankan.

e) Peraturan-peraturan pemerintah
Memperhatikan peraturan-peraturan pemerintah seperti ijin industri, NPWP, akta notaris dan ijin domilisi.



●Bentuk usaha koperasi lebih cocok untuk rakyat Indonesia (menurut pendapat saya)

            Karena dalam menghadapi ekonomi pasar dimana persaingan pasar sangat ketat akan menyebabkan UKM semakin tidak berdaya. Dalam ketidak berdayaan ekonomi seperti ini  kekuatan-kekuatan ekonomi  seperti usaha besar akan menguasai UKM baik dalam pemasaran hasil produksi maupun dalam penyediaan sarana-sarana produksi.
Hal ini menyebabkan usaha-usaha kecil dan  menengah harus bergabung dalam suatu wadah organisai yang dinamakan KOPERASI. Selain dengan saling membantu dan bekerja  sama tidak saja untuk menghadapi oligopoli dan monopoli, tetapi juga untuk meningkatkan kemampuan berproduksi dan memasarkan hasil produksinya. Karena pada dasarnya landasan Indonesia adalah gotong royong.



● Gerakan koperasi walau sudah dibantu pemerintah akan tetapi perkembangannya selalu lambat (menurut pendapat saya)

            Karena koperasi di Indonesia berkembang bukan dari kesadaran masyarakat tetapi muncul dari dukungan pemerintah yang disosialisasikan ke bawah. Berbeda dengan yang di luar negeri, koperasi terbentuk karena adanya kesadaran masyarakat untuk saling membantu memenuhi kebutuhan dan mensejahterakan yang merupakan tujuan koperasi itu sendiri, sehingga pemerintah tinggal menjadi pendukung dan pelindung saja. Di Indonesia, pemerintah bekerja double selain mendukung juga harus mensosialisasikanya dulu ke bawah. Selain itu pemerintah sangat memanjakan koperasi di Indonesia dengan dibantu lewat dana-dana segar tanpa ada pengawasan dari bantuan tersebut. Sifat bantuannya pun tidak wajib di kembalikan sehingga menjadi tidak mandiri hanya menunggu bantuan selanjutnya dari pemerintah. Seharusnya pemerintah mengucurkan bantuan dengan sistem pengawasan nya yang baik, walaupun dananya bentuknya hibah yang tidak perlu dikembalikan. Dengan demikian akan membantu koperasi menjadi lebih profesional, mandiri dan mampu bersaing.

Kamis, 05 November 2015

Tugas 2 - Pengantar Bisnis


● Pengertian perusahaan dan lingkungan perusahaan (beserta contohnya)

I.          Pengertian Perusahaan
Adalah suatu unit kegiatan yang melakukan aktivitas pengolahan aktivitas pengolahan faktor-faktor produksi untuk menyediakan barang dan jasa bagi masyarakat, mendistribusi serta melakukan uapaya lain dengan tujuan memperoleh keuntungan dan memuaskan kebutuhan masyarakat. Atau suatu unit kegiatan ekonomi yang di organisasikan dan dijalankan sebagai organisasi produksi yang tujuannya untuk menggunakan dan mengkoordinir sumber-sumber ekonomi dengan tujuan untuk menyediakan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan dengan cara yang menguntungkan.Contohnya : perusahaan industry, perusahaan perdagangan, perusahaan jasa

2.         Lingkungan Perusahaan
Keseluruhan dari factor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun kegiatannya.

Pada dasarnya lingkungan perusahaan dibedakan menjadi :
a.   Lingkungan Eksternal
Lingkungan eksternal perusahaan yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan perusaan.
Lingkungan eksternal perusahaan dapat dibedakan menjadi :
A)    Lingkungan eksternal makro
Adalah lingkungan eksternal  yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan usaha. Contoh :
  • Keadaan alam => SDA, lingkungan.
  • Politik dan hankam => kehidupan operasional perusahaan sangat terpengaruh oleh politik dan hankam Negara dimana perusahaan berada => menciptakan.
  • Hukum
  • Perekonomian
  • Pendidikan dan kebudayaan
  • Social dan budaya
  • Kependudukan
  • Hubungan internasional.
 B)     Lingkungan eksternal mikro
Adalah lingkungan eksternal yang pengaruh langsung terhadap kegiatan usaha.
Contoh :
  • Pemasok / supplier : yang menunjang kelangsungan operasi perusahaan.
  • Perantara, misalnya distribotur, pengecer yang berperan dalam pendistribusian hasil-hasil produksi ke konsumen.
  • Teknologi : yang berkaitan dengan perkembangan proses kerja, peralatan metode, dll.
  • Pasar, sebagai sasaran dari produk yang dihasilkan perusahaan.
b.   Lingkungan Internal
Adalah factor-faktor yang berada dalam kegiatan produksi dan langsung mempengaruhi hasil produksi.
 Contoh :
  • Tenaga kerja
  • Peralatan dan mesin
  • Permodalan (pemilik, investor, pengelolaan dana)
  • Bahan mentah, bahan setengah jadi, pergudangan
System informasi dan administrasi sebagai acuan pengambilan keputusan



● Perbedaan antara letak dan tempat perusahaan (beserta contohnya)

A. Tempat Perusahaan
Tempat perusahaan adalah kantor pusat perusahaan tersebut. Tempat kedudukan perusahaan pada umumnya dipengaruhi faktor kelancaran hubungan dengan lembaga-lembaga lain, seperti lembaga pemerintah, lembaga keuangan, pelanggan, dan sebagainya.

B.  Letak Perusahaan
Letak perusahaan sering pula disebut tempat kediaman perusahaan,yaitu tempat dimana perusahaan melakukan kegiatannya sehari-hari.Sedangkan istilah tempat kedudukan perusahaan dapat diartikan sebagai tempat kantor pusat perusahaan.


a)   Jenis Letak Perusahaan
                 Ada 4 jenis letak perusahaan :
1.      Letak perusahaan yang terkait pada alam
Letak perusahaan ini sangat ditentukan oleh sumber-sumber alam,jadi tidak dapat ditentukan oleh manusia;misalkan,usaha pertanian,pertambangan.

2.       Letak perusahaan berdasarkan sejarah
Letak perusahaan ini hanya dapat dijelaskan dengan adanya sejarah dilokasi itu.Misalkan kerajinan batik di daerah surakarta dan jogjakarta.Hal ini disebabkan dulu seni membatik ini dimulai dari para wanita dalam kraton.

3.       Letak perusahaan yang ditetapkan oleh pemerintah
Dalam hal ini pemerintahlah yang menentukan dimana perusahaan menjalankan aktivitasnya.Hal ini agar masyarakat disekitar lokasi itu tidak merasa tergangggu karena adanya perusahaan itu.

4.      Letak perusahaan yang dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi.
Pada umumnya jenis perusahaan ini bersifat industri.Disini ada beberapa faktor yang perlu
dipertimbangkan dalam menentukan letak perusahaan:
1)      Dekat dengan bahan baku
Contoh : pabrik gula, pabrik semen
2)      Dekat dengan pasar
Contoh : pabrik roti (Bakery), rumah makan dan juga perusahaan jasa seperti Bank/Asuransi.
3)      Dekat dengan pemasok tenaga kerja
Contoh : pabrik rokok, pabrik kembang gula.
4)      Dekat dengan penyedia sumber tenaga/energi
Contoh : pabrik peleburan bijih besi, aluminium dan baja.
5)      Iklim
Contoh : pabrik the, pemintalan kapas, industri jamur.
6)      Ongkos transport
Contoh : Misalkan pabrik mobil, sangat membutuhkan lancarnya transportasi. Apabila jalan-jalan yang akan dilalui produk perusahaan ke konsumen sudah baik, maka diharapkan ongkos transportnya juga akan menjadi rendah.
7)      Besarnya suplai modal
Contoh : Perusahaan yang membutuhkan modal untuk mengembangkan usahanya, cenderung akan memilih tempat dimana penananman modal cukup besar disertai tingkat bunga yang cukup rendah.

Jadi Perbedaan Tempat dan Letak Perusahaan.
Perbedaan letak perusahaan dan tempat kedudukan perusahaan terletak pada fungsinya. Tempat kedudukan perusahaan berfungsi sebagai tempat administrasi perusahaan tersebut dan cenderung ke kota-kota besar, sedangkan letak perusahaan berfungsi sebagai tempat mengolah produk (keadaan fisik perusahaan untuk melaksanakan kegiatan operasional).


● Perbedaan perusahaan dan lembaga sosial

Perusahaan
1.      Perusahaan biasanya  bersifat komersil, yaitu menawarkan barang dan jasa dengan tujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya.
2.      Suatu tempat untuk melakukan kegiatan proses  produksi  barang atau jasa. hal ini disebabkan karena kebutuhan manusia tidak bisa digunakan secara langsung dan harus  melewati sebuah proses disuatu tempat sampai bias langsung digunakan oleh manusia.
3.      Organisasi yang bertujuan mengoptimalkan pendapatan atau laba dengan mengolah bahan baku atau sumber daya alam yang ada, jadi sumber pendapatannya berdasarkan tingkat keuntungan dari hasil penjualan produknya.
4.      Bersifat dinamis, yaitu lingkungan selalu berubah. Agar dapat bertahan terus, perusahaan harus mampu mengikuti dan menyesuaikan diri terhadap perubahan tersebut.
5.      Pelayana bersyarat, yaitu dalam menghasilkan barang dan jasa, perusahaan terkait dengan tujuannya. Dalam hal ini perusahaan menghasilkan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang memerlukannya dan bersedia serta mamapu membelinya, sehingga perusahaan bisa memperoleh laba agar dapat tetap bertahan dan berkembang

Lembaga Sosial
1.      Lembaga sosial lebih bersifat sukarela, yaitu menawarkan barang dan jasa dengan niat untuk menolong dan membantu tanpa mencari keuntungan. Biasanya lembaga social menawarkan jasa.
2.      Kumpulan norma-norma dalam aktivitas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Lembaga social juga bisa didefinisikan sebagai suatu organisasi pemikiran dan pola perilaku yang terwujud melalui aktivitas kemasyarakatan dan terdiri dari adat istiadat, tata kelakuan, kebiasaan, dan serta unsur-unsur kebudayaan yang secara langsung atau tidak tergabung dalam suatu unit yang fungsional.
3.      Organisasi dalam bentuk kesadaran social yang dibentuk dan bertujuan untuk dapat melayani masyarakat luas sesuai dengan bidangnya, dimana organisasi social mendapatkan pemasukan atau modal yang berasal dari sumbangan, hibah, atau subsi di dari pemerintah dan dermawan yang menjadi sumber pendapatanya.
4.      Memberikan pedoman kepada anggota masyarakat tentang sikap dalam menghadapi masalah di masyarakat, terutama yang menyangkut kebutuhan pokok, menjaga keutuhan dari masyarakat, sebagai paduan masyarakat dalam mengawasi tingkah laku anggotanya.
5.      Lebih menekankan prioritasnya pada tanggung jawab social

Jadi perbedaan antara perusahaan dan lembaga sosial yaitu kalo perusahaan,dalam pendiriannya mereka berorientasi pada profit…artinya,perusahaan didirikan utuk menghasilkan laba..sedangkan lembaga sosial,berorientasi non profit.. misalnya seperti Panti Asuhan, lembaga swadaya masyarakat (lsm),ylki,dll.

● Untuk perkembangan karir memilih perusahaan atau lembaga social!

          Untuk perkembangan karir dimasa datang saat ini saya lebih tertarik pada LEMBAGA SOSIAL, karena bekerja tidak hanya memenuhi kebutuhan duniawi saja disisi lain harus memenuhi kebutuhan akhiratnya juga, dan bekerja di lembaga social ini lah kita dapat menanam amal jariyah kita karena, tuntutan dari pekerjaannya, kita menolong, membantu, mengayomi sesama manusia dengan ikhlas dan penuh kasih sayang.

Template by:

Free Blog Templates